Bisnis Online Terhemat

 

pasang iklan

Jumat, 30 September 2011

Jurnal : Formulasi Eritromisin Dry Sirup

Pengertian
Eritromisin dihasilkan oleh suatu strain streptomyces erythteus. Zat ini berwarna kekuningan, larut dalam air sebanyak 2 mg/ml. Eritromisin larut lebih baik dalam etanol atau pelarut organic. Antibiotic ini tidak stabil dalam suasana asam, kurang stabil pada suhu kamartetapi cukup stabil pada suhu rendah.aktivitas in vitro paling besar dalam suasana alkalis. Larutan netral eritromisin yang disimpan pada suhu kamar akan menurun potensinya dalam beberapa hari, tetapi bila disimpan pada suhu 5°C biasanya tahan sampai beberapa minggu.

Bahan aktif terpilih adalah Erythromycin Stearat
Alasan :
1. erythromycin stearat relative stabil dalam lambung.
2 bioavabilitas erythromycin stearat tidak dipengaruhi oleh adanya makanan dalam lambung, sedangkan erythromycin base dipengaruhi oleh adanya makanan.
3 erythromycin stearat yang tidak terikat dengan protein plasma kurang lebih sebanyak 10% sedangkan pada erythromycin stearat hnaya kurang lebih 1,5%, Jadi erythromycin stearat lebih efektif.
4 bila digunakan erythromycin etil suksinat maka akan dapat menimbulkan efek sampingnya yang berbahaya, misalnya alergi, reaksi pada kulit dan gastroinstestinal.
5 stabil untuk empat belas hari ( Drug information Handbook ;45)

Bentuk sediaan yang terpilih : Dry Syrup Suspensi
Alasannya :
1. erythromycin stearat mempunyai kelarutan praktis tidak larut dalam air padahal yang diinginkan suatu bentuk sediaan cair yang lebih akseptabel bila digunakan oleh anak – anak dan dewasa.
2 erythromycin stearat tidak stabil didalam air, sehingga dibuat sediaan dalam bentuk larutan dry sirup.

Formula Baku
Lieberman. H. A 1996, Pharmaceutical Dosage Farm Dispersi Systems Vol. 11 2nd Edition, Marcel Dokter Inc, New York.
Erythromycin stearat
Erythromycin stearat 6,94 %
Sucrose 60 %
Sodium Alginate 1,5 %
Sodium Benzoat 0,2 %
Tween 80 0,12 %
When reconstituted, the concentration of erythromycin stearate rovides 250mg of erythromycin per 5 ml. The ethyl succinate salt is more common than the stearat. Salt in cuspesious for reconstituen. Sucrose is the dilvent and sweetener. The suspending agent and preservative, are sodium ouginate and sodium benzoate, respentively. A higher, concentration of the wetting agent tween 80 is required is this formula than repoitec 7,0 to 8,0 pH range of exelent stability and conseduently a buffer was not used the sedimentation volume after 10 days was 0,84
Sediaan yang digunakan pH 7,0
Menggunakan dapar fosfat

UNTUK JURNAL SELENGKAPNYA DAPAT DIDOWNLOAD DI SINI : Download

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar