Bisnis Online Terhemat

 

pasang iklan

Minggu, 27 November 2011

Makalah : Penyerbukan dan Pembuahan

Bunga dan Morfologinya
Bunga (flos) adalah struktur reproduksi seksual pada tumbuhan berbunga (Angiospermae / tumbuhan berbiji tertutup). Pada bunga terdapat organ reproduksi (benang sari dan putik). Bunga secara sehari-hari juga dipakai untuk menyebut struktur yang secara botani disebut sebagai bunga majemuk atau inflorescence. Bunga majemuk adalah kumpulan bunga-bunga yang terkumpul dalam satu karangan. Dalam konteks ini, satuan bunga yang menyusun bunga majemuk disebut floret.

Bunga merupakan organ generatif tanaman, hal itu disebabkan, melalui bunga akan berlanjut regenerasi tanaman baru sehingga tanaman selalu eksis dari waktu ke waktu. Menurut Ashari (2004) Bunga terbagi menjadi dua golongan yaitu bunga lengkap (hermaphrodite dan complete flower) dan bunga tidak lengkap (incomplete flower).

Pengertian lengkap atau tidak lengkapnya bunga ditinjau dari adanya bunga jantan dan bunga betina dalam sekuntum bunga, atau juga dilihat berdasarkan berfungsi atau tidaknya masing-masing organ tersebut.

Pembagian Bunga
- Bunga lengkap atau Bunga sempurna (Flos completus) adalah bunga yang memiliki semua kelengkapan bunga, yaitu kelopak, mahkota, benang sari, dan putik. Contoh : mawar, melati, kembang sepatu.
- Bunga tidak lengkap atau bunga tidak sempurna (Flos incompletus) adalah bunga yang tidak memiliki salah satu atau lebih dari bagian-bagian bunga. Contoh : bunga salak, kelapa.

Bunga merupakan organ tumbuhan yang nantinya akan menjadi buah dan di dlam buah nanti akan terjadi, dan di dalam bijilah terdapat calon tumbuhan baru , yaitu lembaga.
Buah, biji, dan lembaga hanya akan terjadi setelah terlebih dahulu pada bunga terjadi peristiwa penyerbukan (pollinatio) dan pembuahan (fertilisatio). Pembahasn mengenai penbuahan dan penyerbukan ini akan dibahas pada bab berikutnya.

Pembungaan
Proses pembungaan mengandung sejumlah tahap penting, yang semuanya harus berhasil dilangsungkan untuk memperoleh hasil akhir yaitu biji. Proses pembungaan tanaman terutama pada tanaman tahunan adalah sangat kompleks. Secara fisiologis proses pembungaan ini masih sulit dimengerti, hal ini disebabkan kurangnya informasi yang tersedia. Dalam perkembangannya, proses pembungaan ini meliputi beberapa tahap dan semua tahap harus dilalui dengan baik agar dapat menghasilkan panen tinggi (Ashari,1998).

Penyerbukan
Penyerbukan, atau polinasi (dari bahasa Inggris, pollination cf. pollen, "serbuk sari"), adalah jatuhnya serbuk sari pada permukaan putik. Pada sebagian besar bunga, peristiwa ini berarti "jatuh pada bagian kepala putik". Penyerbukan merupakan bagian penting dari proses reproduksi tumbuhan berbiji.
Penyerbukan yang sukses akan diikuti segera dengan tumbuhnya buluh serbuk yang memasuki saluran putik menuju bakal biji. Di bakal biji terjadi peristiwa penting berikutnya, pembuahan.

Pembuahan
a. Pembuahan Tunggal
Pada gymnosparmae jarak antara penyerbukan dan pembuahan memerlukan waktu yang lama dan pembuahannya disebut pembuahan tunggal karena hanya sekali pembuahan yaitu sel telur dengan spematozoid.
b. Pembuahan Ganda
Jarak antara penyerbukan dan pembuahan pada angiosparmae relatif pendek dan pembuahanya disebut pembuahan ganda, karena terjadi dua kali pembuahan, yaitu sel telur dan spermatozoid menghasilkan zigot dan inti kantung lembaga sekunder dengan spermatozoit menghasilkan sperma. Karena pembuahannya berlangsung dua kali maka pembuahan pada Angiospermae disebut pembuahan ganda.

UNTUK MAKALAH SELENGKAPNYA KLIK AJALAH : Download

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar